Latest Products
Tampilkan postingan dengan label MOBIL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOBIL. Tampilkan semua postingan

EKSPEDISI FORTUNER SUV TERBAIK

EKSPEDISI FORTUNER SUV TERBAIK Setelah 126 hari menjelajahi dua benua, Asia dan Eropa, Ekspedisi Pertamina Fastron Eropa dan Asia 2011 berakhir di Roma, Italia. Kendaraan dan anggota tim dalam kondisi baik.

Tim ekspedisi menyentuh titik akhir perjalanan di Roma pada Selasa (20/12/2011) pukul 14.50 waktu setempat atau pukul 20.50 WIB. Titik akhir ditetapkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Italia.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan, dalam siaran persnya, Rabu (21/12/2011), mengapresiasi pencapaian Tim Pertamina Fastron Euro Asia Expedition 2011 yang telah menyelesaikan ekspedisi lintas benua, Asia dan Eropa.

Ekspedisi yang mengendarai empat mobil Toyota Fortuner SUV Terbaik keluaran terbaru dengan menggunakan pelumas Pertamina Fastron Gold itu telah melintasi 23 negara selama 126 hari dengan jarak tempuh lebih dari 27.000 kilometer.

"Kami bersyukur atas pencapaian Tim Pertamina Fastron Euro Asia Expedition 2011 yang telah berangkat sejak 17 Agustus lalu dan tiba di Roma sebagai tujuan akhir ekspedisi dengan selamat," kata Karen.

Penjelajahan melalui perjalanan darat lintas benua, lintas budaya, dan lintas tantangan. Mobil, pelumas, dan ban kendaraan yang digunakan merupakan hasil produksi anak negeri, yaitu Toyota Fortuner dirakit PT Toyota Astra Motor, ban diproduksi Gajah Tunggal, dan pelumas Fastron Gold diproduksi Pertamina.

Ekspedisi itu bertujuan membuktikan kehandalan produk Pertamina dalam menempuh berbagai medan, seperti kondisi medan jalan, perubahan cuaca ekstrem, serta akselerasi kecepatan maksimal.

Tim ekspedisi telah menempuh kawasan tropis Indonesia dan Malaysia, kawasan banjir di Thailand, gurun pasir Taklimakan di Xinjiang, dan pegunungan bersalju sepanjang Kyrgiztan hingga Iran dengan suhu hingga 10 derajat celsius di bawah nol.

Selama perjalanan, tim ekspedisi tiga kali mengganti pelumas, yaitu di Malaysia, China, dan pergantian oli terakhir dilakukan di Sofia, Bulgaria. Meski melalui beragam medan dan cuaca, hingga saat ini mesin Mobil Fortuner tetap mampu berjalan dengan baik.
EKSPEDISI FORTUNER SUV TERBAIK Setelah 126 hari menjelajahi dua benua, Asia dan Eropa, Ekspedisi Pertamina Fastron Eropa dan Asia 2011 berakhir di Roma, Italia. Kendaraan dan anggota tim dalam kondisi baik.

Tim ekspedisi menyentuh titik akhir perjalanan di Roma pada Selasa (20/12/2011) pukul 14.50 waktu setempat atau pukul 20.50 WIB. Titik akhir ditetapkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Italia.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan, dalam siaran persnya, Rabu (21/12/2011), mengapresiasi pencapaian Tim Pertamina Fastron Euro Asia Expedition 2011 yang telah menyelesaikan ekspedisi lintas benua, Asia dan Eropa.

Ekspedisi yang mengendarai empat mobil Toyota Fortuner SUV Terbaik keluaran terbaru dengan menggunakan pelumas Pertamina Fastron Gold itu telah melintasi 23 negara selama 126 hari dengan jarak tempuh lebih dari 27.000 kilometer.

"Kami bersyukur atas pencapaian Tim Pertamina Fastron Euro Asia Expedition 2011 yang telah berangkat sejak 17 Agustus lalu dan tiba di Roma sebagai tujuan akhir ekspedisi dengan selamat," kata Karen.

Penjelajahan melalui perjalanan darat lintas benua, lintas budaya, dan lintas tantangan. Mobil, pelumas, dan ban kendaraan yang digunakan merupakan hasil produksi anak negeri, yaitu Toyota Fortuner dirakit PT Toyota Astra Motor, ban diproduksi Gajah Tunggal, dan pelumas Fastron Gold diproduksi Pertamina.

Ekspedisi itu bertujuan membuktikan kehandalan produk Pertamina dalam menempuh berbagai medan, seperti kondisi medan jalan, perubahan cuaca ekstrem, serta akselerasi kecepatan maksimal.

Tim ekspedisi telah menempuh kawasan tropis Indonesia dan Malaysia, kawasan banjir di Thailand, gurun pasir Taklimakan di Xinjiang, dan pegunungan bersalju sepanjang Kyrgiztan hingga Iran dengan suhu hingga 10 derajat celsius di bawah nol.

Selama perjalanan, tim ekspedisi tiga kali mengganti pelumas, yaitu di Malaysia, China, dan pergantian oli terakhir dilakukan di Sofia, Bulgaria. Meski melalui beragam medan dan cuaca, hingga saat ini mesin Mobil Fortuner tetap mampu berjalan dengan baik.
Detail

HARGA DAN SPESIFIKASI TOYOTA AGYA

HARGA DAN SPESIFIKASI TOYOTA AGYA Berkolaborasi dengan Daihatsu, Toyota akan meluncurkan kendaraan murah dan hemat (LCGC) Toyota Agya yang hanya cukup mengeluarkan Rp 80 juta sampai Rp 110 juta untuk memiliki setiap unitnya.

"Secara eksterior dan interior Toyota Agya dan Daihatsu Alya sangat berbeda," ujar sumber yang dekat dengan Toyota kepada Antara di Jakarta, Selasa (18/9) malam. Sumber ini juga mengungkapkan harga LCGC Toyota ini lebih mahal sekitar Rp 8-10 juta dibandingkan mobil sejenis Daihatsu.

LCGC Toyota mengusung konsep kokoh, dinamis, dan gaya sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia. Toyota Agya juga dilengkapi separate head rest sehingga pengemudi dan penumpang tetap merasa nyaman meskipun banyak menghabiskan waktu di jalan. Semua tipe Toyota Agya akan dilengkapi juga SRS air bag dan safety belt.

Mengingat LCGC menyasar segmen pemilik kendaraan roda dua yang ingin memiliki juga mobil, maka Toyota menyiapkan varian TRD-S (Toyota Racing Development) yang aksesorisnya didesain oleh TRD Indonesia.

"Varian TRD ini dibuat agar pecinta sepeda motor tetap bisa memiliki kendaraan yang sporty, walau tidak lagi  mengendarai sepeda motor," ujar sumber tadi. Toyota akan meluncurkan Agya dalam tiga varian baik transmisi otomatik maupun manual, yaitu tipe TRD-S, G, dan E.

LCGC tersebut digerakkan oleh mesin berkapasitas 998 cc DOHC fuel injection dengan tenaga mencapai  65ps pada 6.000 rpm, dan torsi 8,7kgm pada 3.600 rpm. 
HARGA DAN SPESIFIKASI TOYOTA AGYA Berkolaborasi dengan Daihatsu, Toyota akan meluncurkan kendaraan murah dan hemat (LCGC) Toyota Agya yang hanya cukup mengeluarkan Rp 80 juta sampai Rp 110 juta untuk memiliki setiap unitnya.

"Secara eksterior dan interior Toyota Agya dan Daihatsu Alya sangat berbeda," ujar sumber yang dekat dengan Toyota kepada Antara di Jakarta, Selasa (18/9) malam. Sumber ini juga mengungkapkan harga LCGC Toyota ini lebih mahal sekitar Rp 8-10 juta dibandingkan mobil sejenis Daihatsu.

LCGC Toyota mengusung konsep kokoh, dinamis, dan gaya sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia. Toyota Agya juga dilengkapi separate head rest sehingga pengemudi dan penumpang tetap merasa nyaman meskipun banyak menghabiskan waktu di jalan. Semua tipe Toyota Agya akan dilengkapi juga SRS air bag dan safety belt.

Mengingat LCGC menyasar segmen pemilik kendaraan roda dua yang ingin memiliki juga mobil, maka Toyota menyiapkan varian TRD-S (Toyota Racing Development) yang aksesorisnya didesain oleh TRD Indonesia.

"Varian TRD ini dibuat agar pecinta sepeda motor tetap bisa memiliki kendaraan yang sporty, walau tidak lagi  mengendarai sepeda motor," ujar sumber tadi. Toyota akan meluncurkan Agya dalam tiga varian baik transmisi otomatik maupun manual, yaitu tipe TRD-S, G, dan E.

LCGC tersebut digerakkan oleh mesin berkapasitas 998 cc DOHC fuel injection dengan tenaga mencapai  65ps pada 6.000 rpm, dan torsi 8,7kgm pada 3.600 rpm. 
Detail
 
Support : Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger